Saya booking tiket PP (Pulang-Pergi) untuk tiga orang tangal 9 Desember 2010 pada satu-satunya maskapai penerbangan tujuan Jakarta-Mereuke, yaitu Merpati Nusantara Airlines dengan kode pemesanan LYT2J5. Jadwal penerbangan kami adalah, berangkat dari Jakarta-Merauke Tanggal 14 Desember 2010 pukul 9:50 WIB dan pulang Merauke-Jakarta tanggal 22 Desember pukul 12:50 WIT. Persoalan terjadi saat penerbangan kepulangan Merauke-Jakarta. Alangkah shock-nya saya, ketika akan bording satu jam sebelum penerbangan mendapati bahwa pesawat yang akan kami tumpangi telah terbang (take off) sekitar satu jam sebelum kedatangan kami. Kami kemudian mempertanyakannya kepada petugas Bandara Mopah Merauke, mengapa bisa demikian? Mereka pun menjawab telah ada perubahan jadwal penerbangan dan menyarankan agar kami mendatangi kantor Merpati Merauke. Kemudian saya pergi ke Kantor Merpati di Merauke untuk mempertanyakannya dan meminta agar kami bisa segera diberangkatkan ke Jakarta. Namun sangat mengecewakan, pegawai Merpati Merauke terkesan cuek dan tidak bisa memenuhi permintaan kami. Kami hanya akan bisa pulang ke Jakarta pada tanggal 27 Desember dengan alasan kursi sudah penuh dipesan hingga tanggal 26 Desember 2010. Kami diperintahkan melapor lagi esok harinya untuk mendapatkan tiket penerbangan tangal 27 Desember 2010. Terus terang, kami sangat kecewa. Apa salah kami? Bukankah kami sudah mengikuti prosedur dengan boarding satu jam sebelum keberangkatan. Justru pihak Merpati yang salah dengan tidak memberitahukan kami ketika terjadi perubahan jadwal penerbangan, namun Merpati tidak mau bertanggung jawab atas kesalahannya. Saya pun menghubungi call center Merpati 021-6546789, mempertanyakan hal ini sekaligus minta pertanggungjawaban Merpati. Merpati pusat pun membenarkan ada perubahan jadwal penerbangan. Namun, saya dibuat kecewa untuk yang kedua kali karena Merpati pusat tidak bisa berbuat apa-apa dan mengatakan, “itu di luar kontrol kami”. Saya merasa dipermainkan, akhirnya kembali ke kantor Merpati di Merauke. Setelah saya marah-marah Merpati pun bersedia memproses dan akan memberangkatkan kami esok harinya, yaitu tanggal 22 Desember 2010, dan meminta maaf atas peristiwa ini. Namun, tetap saja saya kecewa terhadap Merpati karena beberapa hal: (1) Merubah jadwal penerbangan tanpa konfirmasi, (2) Saya dan dua rekan saya terlantar di Merauke selama satu hari satu malam tanpa diberi ganti rugi, (3) Tidak dari awal beritikad baik untuk memberangkan kami ke Jakarta secepatnya.
Dipa Ulhak, SP
Lembaga Pertanian Sehat - Dompet Dhuafa, Ruko Vila Indah Pajajaran Jl Bangbarung Raya 88 Blok AA-AB Lt 2 - Bogor 16153.
Bogor
Baca Juga
SuratPembaca
Cari keluhan surat terbuka resmi dan curhat terbaru sebagai sarana komunikasi dari seluruh konsumen untuk produk terkenal di Indonesia.
Hubungi Kami
Silahkan hubungi kami jika ada pertanyaan dan menjadi partner
Jakarta, Indonesia
Jika ada yang merasa tidak sesuai / sebaiknya dihapus, tolong sertakan link yang anda maksud pada halaman ini dan memastikan sumber dari surat pembaca sudah ditutup / masalah terselesaikan / dihapus.
Akan diproses 1 s/d 7 hari.
Kirimkan Masukan
[email protected]
Senin - Jumat
09:00 - 17:00
Sosial