Bank Mandiri dan AXA-Mandiri Home > Finansial > Asuransi > Kecewa dengan Kartu Kredit Bank Mandiri dan AXA-Mandiri

Kecewa dengan Kartu Kredit Bank Mandiri dan AXA-Mandiri


1154 dilihat
Saya adalah pemegang kartu kredit Mandiri Visa 4137 1803 0710 7***. Kartu kredit saya telah expired sejak Juni 2014, dan sampai saat ini saya belum menerima kartu pengganti. Kartu pengganti pada awalnya dikirimkan ke alamat kantor lama saya di Jayapura. Namun karena saya tidak berhasil melacak kartu tersebut di kantor lama saya, maka saya putuskan untuk memblokir kartu pengganti tersebut dan meminta pengiriman kartu pengganti yang baru ke alamat korespondensi saya yang baru, yaitu alamat rumah di Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Saya telah mengirimkan via email (sebagaimana disarankan oleh CS Mandiri) Surat Pernyataan Perubahan Data pada tanggal 22 Oktober 2014 dan 20 November 2014. Namun tidak ada konfirmasi dari pihak Mandiri terkait perubahan data tersebut, baik melalui email maupun media lain.

Saya tanyakan ke CS Mandiri namun ternyata database belum dirubah. Sampai saatnya saya jenuh untuk berulangkali menghubungi CS Mandiri. Hal aneh justru terjadi pada lembar tagihan bulan Januari 2015 alamat saya berubah menjadi alamat kantor baru saya di Jakarta, padahal saya tidak pernah mengajukan alamat tersebut sebagai alamat korespondensi karena ada kebijakan kantor untuk tidak menggunakan alamat kantor sebagai alamat korespondensi keperluan pribadi.

Sehingga kalaupun ternyata kartu kredit pengganti dikirimkan ke alamat kantor, kartu tersebut tidak saya terima sampai saat ini. Hal tersebut mengakibatkan kartu kredit tidak dapat saya gunakan sejak Juni 2014 sampai dengan saat ini. Permasalahan lain muncul karena ternyata terjadi gagal debet pada polis AXA Mandiri Hospital Saving pada Oktober 2014, yang mengakibatkan polis tersebut mati dan tidak saya dapat mengajukan klaim.

Pada tanggal 21 Mei 2015 saya telah menyampaikan keluhan ke customer.care@bankmandiri.co.id, namun tidak ada tanggapan apapun dari Bank Mandiri sampai dengan tanggal 4 Juni 2015. AXA-MANDIRI Saya adalah pemegang polis nomor 100-101-0941821 yang merupakan polis AXA Mandiri Hospital Saving sebagaimana terlampir.

Pada tanggal 20 Mei 2015 saya menelpon customer care Axa Mandiri di (021) 57977888 pada pukul 15.57 WIB untuk menanyakan status polis. Petugas customer care menanyakan nomor polis dan mencocokan data berupa alamat, tanggal lahir, dan nomor telepon. Saya sebutkan data sebagaimana tertulis pada polis dan tidak ada sanggahan dari petugas, sehingga saya pikir tidak ada perbedaan data pada database AXA dengan data pada polis yang saya pegang. Termasuk data alamat rumah saya Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Saya bermaksud menanyakan status polis dan mekanisme pengajuan No Claim Bonus, namun saya malah mendapatkan informasi kalau polis saya sudah tidak aktif karena gagal pendebetan ke kartu kredit sejak Oktober 2014. Sedangkan tagihan kartu kredit Oktober 2014 sampai dengan saat ini (Mei 2015) masih saya terima dan telah saya bayar. Sehingga saya tidak berfikir ada masalah dengan pendebetan tagihan pada kartu kredit.

Kemudian saya menanyakan apakah tidak ada mekanisme pemberitahuan ke pemegang polis jika ada gagal debet. Disampaikan oleh petugas CS bahwa surat pemberitahuan dikirimkan ke alamat saya di Jl Bintaro Utama Sektor 3A. Yang menjadi pertanyaan saya kenapa data alamat saya adalah Jl Bintaro Utama Sektor 3A? Sedangkan saya tidak pernah menyampaikan permohonan perubahan alamat.

Dan kenapa petugas CS pada saat awal pencocokan data tidak menyampaikan kalau ada perbedaan data, karena saya sampaikan alamat rumah adalah alamat saya di Pondok Aren, bukan Jl. Bintaro Utama Sektor 3A? Jika dirunut ke belakang, Jl. Bintaro Utama Sektor 3A adalah alamat Bank Mandiri terdekat dengan alamat rumah saya, karena pada saat pengiriman polis, saya dikonfirmasi bahwa Kurir tidak menemukan alamat rumah saya (padahal saya biasa surat menyurat dengan alamat itu via pos, JNE, tidak pernah ada masalah, entah jasa kurir apa yang dipakai AXA sampai tidak menemukan alamat rumah saya).

Pada saat itu saya diberikan alternatif untuk pengiriman ke Bank Mandiri terdekat untuk kemudian saya ambil di Bank Mandiri dimaksud, dhi. adalah Bank Mandiri di Jl. Bintaro Utama Sektor 3A. Dari kronologis tersebut, saya tidak pernah mengajukan perubahan data alamat, sehingga pemberitahuan gagal debet pada kartu kredit tidak saya ketahui yang berakibat polis saya menjadi mati.

Dan satu hal lagi, kenapa tidak melakukan pemberitahuan via email, akan jauh lebih efisien, karena ini adalah program telemarketing Kartu Kredit, sehingga seharusnya data email saya ada pada database AXA, sebagaimana pada database kartu kredit Bank Mandiri.

Tanggal 21 Mei 2015 saya mengirimkan email keluhan ke customer@axa-mandiri.co.id, dan pada tanggal 25 Mei 2015 saya mendapatkan balasan bahwa keluhan saya telah diteruskan ke Departemen Complaint Management Unit (CMU) untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut, namun sampai dengan saat ini 4 Juni 2015 tidak ada penyelesaian apapun dari pihak AXA-MAndiri.



Source : kompas
Silahkan Login / Daftar untuk memberi tanggapan




SuratPembaca

Cari keluhan surat terbuka resmi dan curhat terbaru sebagai sarana komunikasi dari seluruh konsumen untuk produk terkenal di Indonesia.

Hubungi Kami

Silahkan hubungi kami jika ada pertanyaan dan menjadi partner
Jakarta, Indonesia
admin@suratpembaca.com
Senin - Jumat
09:00 - 17:00

Sosial