Home > Finansial > Asuransi > Update Proses Klaim Biaya Perawatan Selama Terkena Covid-19 pada Asuransi AIA

Update Proses Klaim Biaya Perawatan Selama Terkena Covid-19 pada Asuransi AIA


42 dilihat

Pihak AIA yang menindaklanjuti keluhan pelanggan akhirnya menghubungi kami pada Kamis, 9 September 2021. AIA menyayangkan mengapa kami menulis keluhan di Surat Pembaca Kompas.com. 

Petugas AIA menjelaskan bahwa klaim hanya bisa diganti dengan mengacu pada memo internal perusahaan:

1. Biaya tes PCR yang dapat dibayarkan asuransi adalah hanya dalam 15 hari.

Kasus saya, hasil positif di RS Bhayangkara dengan tes pertama pada 8 Juli 202, tes kedua pada 25 Juli 2021 dan tes ketiga pada 2 Agustus 2021.

Dari ketiga tes tersebut, yang diganti hanya tes pertama walaupun plafon medical per tahun masih ada Rp 7 juta.

2. Biaya pengobatan terkait perawatan selama Covid-19 harus dari rumah sakit dan bukan klinik atau apotik.

Kami sekeluarga terkena Covid-19 saat varian Delta merebak dengan kasus penyebaran sangat tinggi. Para petinggi AIA bisa juga mengetahui bagaimana rumah sakit kewalahan untuk menampung pasien Covid-19.

Saat kami melakukan tes Covid, terlihat pasien ditempatkan di ruang tunggu IGD. Waktu suami pergi ke rumah sakit dini hari ketika merasakan sesak, pihak IGD mengatakan jika mau rawat inap harus masuk daftar tunggu.

Hal ini terjadi bukan hanya di satu rumah sakit. Semua menyarankan suami untuk pulang saja selama masih kondisi memungkinkan.

Itu merupakan latar belakang kami melakukan isolasi mandiri.

Syarat yang disebutkan harus kwitansi asli dari rumah sakit, berarti mengharuskan kami bolak-balik dengan kondisi fisik yang sakit.

Apakah para petinggi AIA memikirkan hal ini? Disebutkan bergerak di bidang asuransi, tapi terlihat tidak manusiawi ya?

3. Hal lain. Dokumen klaim tes PCR suami saya lenyap di departemen klaim AIA, yang seharusnya dua dokumen ternyata hanya satu.

Wow. Perusahaan sekaliber AIA memperlakukan dokumen pelanggannya seperti kertas yang tidak ada nilainya.

Kami hanya meminta hak kami untuk penggantian semua biaya tes PCR positif dan obat selama isolasi mandiri karena kami paham betul bahwa plafon kesehatan kami masih utuh.

Mengapa harus dipersulit?

Pihak AIA yang menghubungi kami setelah surat pembaca pertama memberikan informasi yang sama dengan petugas-petugas yang berulangkali kami hubungi.

Terakhir mereka menjelaskan Informasi yang kami berikan akan diproses selama 20 hari kerja dengan menambahkan peraturan dari OJK.

Setelah 20 hari dianggap sebagai keluhan baru, ditampung, dan diproses lagi 20 hari kerja. Seperti itu siklusnya.

Mereka akan menguras waktu dan tenaga Anda sampai habis. Di mana dari sisi mereka hanya memerintahkan staf mereka bergantian untuk menghubungi kami.

Semoga para pembaca lebih bijak dan teliti dalam memilih produk asuransi. Belajar dari pengalaman kami. Salam sabar luar biasa. (DND)




Source : kompas


Baca Juga





SuratPembaca

Cari keluhan surat terbuka resmi dan curhat terbaru sebagai sarana komunikasi dari seluruh konsumen untuk produk terkenal di Indonesia.

Hubungi Kami

Silahkan hubungi kami jika ada pertanyaan dan menjadi partner
Jakarta, Indonesia
admin@suratpembaca.com
Senin - Jumat
09:00 - 17:00

Sosial

suratpembaca apps