Home > Finansial > Asuransi > BOBROK nya Keamanan Gedung Menara Merdeka!!!

BOBROK nya Keamanan Gedung Menara Merdeka!!!


968 dilihat
Saya ingin berbagi cerita ketidakpuasaan saya dalam penanganan kasus kehilangan sepeda di parkiran gedung Menara Merdeka yang beralamat di : Menara Merdeka, Jl. Budi Kemulian I No. 2 Jakarta 10110. Peristiwa ini terjadi pada 26 Agustus 2015. Perusahaan tempat saya bekerja merupakan tenant dari gedung ini. Waktu itu di gedung ini parkiran sepeda dicampur dengan sepeda motor. Bedanya adalah sepeda tidak mendapatkan tiket parkir seperti halnya sepeda motor dan mobil. Saya selalu memarkirkan sepeda saya di tempat yang sama, dengan mengunci sepeda beserta helmnya ke tiang yang ada di parkiran tersebut. Pada hari kejadian, seperti biasa saya turun keparkiran pada malam hari sekitar pukul 20.00 malam. Namun saya tidak lagi menemukan sepeda yang sedianya saya parkirkan pada pagi hari. Saya segera melapor kepada petugas jaga parkir yang kemudian segera menghubungi satpam gedung. Setelah di cari ke sekeliling gedung namun sepeda tersebut tidak juga ditemukan. Saya pun diminta untuk melengkapi berita acara kehilangan. Dari keterangan security diketahui bahwa untuk parkiran motor CCTV tidak tersedia, yang artinya semua kegiatan di parkiran sepeda motor tersebut tidak terpantau. Malam itu dengan ditemani oleh security gedung dan enginering kami berusaha mencari rekaman dari CCTV dibagian lain. Berharap ada penampakan dari pencuri sepeda tersebut. Malam itu saya pulang sekitar pukul 22.00 setelah bercerita panjang lebar kepada security gedung.

Keesokan harinya saya kembali lagi menemui security gedung dengan ditemani oleh security perusahaan tempat saya bekerja. Pihak management gedung juga hadir dalam pertemuan ini. Mereka meminta maaf dan mengakui kalau ini adalah kelalaian mereka. Mereka bersedia bertanggung jawab dengan cara mengganti kerugian materil yang ditimbulkan. Salah satu cara yang mereka tempuh adalah dengan mengusahakan asuransi. Selain itu katanya mereka juga akan membantu mencari sepeda tersebut. Dari rekaman CCTV pada gerbang keluar sekitar pukul 11.00 memang terlihat ada penampakan seseorang dengan memakai jaket dan membawa tas mengayuh sepeda keluar area gedung. Namun rekaman ini tidak bisa terlihat dengan jelas karena gambar yang dihasilkan oleh kamera CCTV yang digunakan oleh gedung tidak begitu jelas. Untuk kelangkapan administrasi klaim asuransi, saya diminta untuk menyerahkan faktur pembelian sepeda tersebut.


Beberapa minggu berlalu namun belum ada kabar dari management gedung. Kemudian saya ditemani oleh security perusahaan kembali mendatangi management gedung untuk meminta konfirmasi mengenai perkembangan proses yang sudah ditempuh oleh management gedung. Menurut security gedung, mereka sudah semaksimal mungkin mengupayakan untuk mencari sepeda yang hilang tersebut, namun belum ada perkembangan. Sedangkan manager gedung mengatakan bahwa mereka masih mengupayakan untuk mencairkan klaim asuransi untuk sepeda tersebut. Saya diminta untuk menunggu proses yang sedang dilakukan.

selang beberapa bulan belum ada kabar dari management gedung. Akhirnya pada 16 Desember 2015, dengan ditemani oleh security perusahaan, saya kembali menemui manager gedung. Manager gedung mengatakan bahwa mereka sudah mengusahakan klaim asuransi atas sepeda yang hilang tersebut. Namun pihak asuransi tidak bisa mencairkan hal tersebut dengan alasan bahwa sepeda tersebut tidak seperti sepeda motor yang memiliki karcis parkir. Management gedung tidak bisa membantu kerugian yang ditimbulkan oleh peristiwa tersebut.

Saya sangat kecewa dengan pernyataan manager gedung tersebut. Karena pada awalnya mereka sudah mengakui dan bersedia untuk bertanggung jawab. Namun setelah beberapa bulan tidak ada kabar, akhirnya mereka menyampaikah hal seperti itu. Bahkan menjadikan alasan bahwa sepeda tidak memiliki tiket parkir. Padahal memang dari gedung sendiri yang tidak menyediakan fasilitas parkir bagi pesepeda. Nilai materil dari sepeda tersebut memang tidak terlalu berarti bagi management gedung, namun penanganan yang tidak profesional ini merupakan hal yang sangat mengecewakan. Bagaimana mungkin gedung perkantoran tidak memiliki CCTV di area parkir kendaraan. Dan contoh penanganan kasus ini adalah salah satu contoh buruk yang tidak patut ditiru.


Sekedar saran untuk teman-teman yang mengadu nasib di gedung ini, agar berhati-hati dalam memarkirkan sepedanya di gedung tersebut, dan untuk perusahaan-perusahaan yang ingin menyewa ruang kantor, juga berhati-hati. Keamanan dari lingkungan kerja anda sangat penting untuk diperhatikan. Produktifitas anda akan menurun jika tidak ada rasa aman dalam bekerja dilingkungan tersebut.Terutama management gedung. Jangan sampai dikemudian hari, terjadi hal-hal yang mengecewakan anda sebagai tenant dari gedung tersebut terkait keamanan dari lingkungan kerja anda.


Best Regards,
Gustaf



Source : kaskus
Silahkan Login / Daftar untuk memberi tanggapan




SuratPembaca

Cari keluhan surat terbuka resmi dan curhat terbaru sebagai sarana komunikasi dari seluruh konsumen untuk produk terkenal di Indonesia.

Hubungi Kami

Silahkan hubungi kami jika ada pertanyaan dan menjadi partner
Jakarta, Indonesia
admin@suratpembaca.com
Senin - Jumat
09:00 - 17:00

Sosial