Home > Finansial > Asuransi > Premiere 'Terowongan Casablanca' Bikin Susah Orang

Premiere 'Terowongan Casablanca' Bikin Susah Orang


472 dilihat
Jakarta - Hari Minggu (18/2/2007) pukul 19.00 saya sekeluarga hendak menuju Simpruk dari Tebet melawati Jl Casablanca. Perjalanan dari Tebet hingga kuburan Menteng Dalam masih lancar, akan tetapi begitu mendekati underpass Kuningan terjadi kemacetan yang sangat parah. Pada saat itu saya tidak mengetahui ada apa gerangan dengan underpass tersebut, saya hanya sempat melihat seorang polisi memblokir jalur tersebut, tadinya saya pikir ada banjir atau genangan air yang menyebabkan jalur tersebut terputus dan saya tidak dapat bertanya kepada polisi tersebut dikarenakan posisi mobil saya yang berada di jalur tengah. Akhirnya saya dan semua pengendara lain mengalihkan perjalanan naik menuju Jl. HR. Rasuna Said dan berputar di depan Depkes dengan maksud melanjutkan perjalanan kembali melalui Jl. Casablanca/Prof.Dr. Satrio. Pada saat itu saya sama sekali tidak mengetahui ada apa dengan jalur Casablanca sampai akhirnya saya kembali pulang dari Simpruk menuju Tebet melalui jalur yang sama dan alangkah terkejutnya saya melihat keramaian yang terjadi di underpass Kuningan. Kelihatannya sedang ada pemutaran perdana/ Premier film horor lengkap dengan layar lebar, kursi dan orang-orang (sudah pasti undangan) sedang tertawa-tawa (saya tidak tahu apakah pemutaran film sudah selesai atau belum dimulai). Alangkah dongkolnya hati saya melihat itu semua, di saat orang-orang kesulitan mencari jalan, terjebak kemacetan yang sangat parah (ketika saya melintas pukul 21.00 Jl Casablanca arah Sudirman masih macet) melihat pemandangan yang sepertinya menertawakan kesulitan orang lain. Bagaimana seandainya ada mobil pemadam kebakaran yang hendak lewat dan lokasi kebakaran tidak jauh dari lokasi tersebut, dan apabila ada sebuah ambulans yang sedang membawa orang yang sedang sekarat hendak dibawa ke RS Jakarta harus berputar juga sementara kelihatannya untuk diterobos sangat tidak mungkin karena deretan kursi-kursi, layar lebar. Apakah polisi akan memaksa mobil tersebut mengambil jalur lain? Atau apakah polisi berani memerintahkan sang pemadam kebakaran untuk menorobos deretan kursi dan layar lebar demi menyelamatkan nyawa manusia. Saya sangat menyesalkan pihak kepolisian yang memberikan izin kepada pihak pembuat film untuk menggelar acara pada jam tersebut, atau apabila acara tersebut sangat penting untuk digelar kenapa tidak dilaksanakan pada saat orang (pengguna jalan) sudah tertidur lelap (jam 2 dini hari misalnya) dan sudah pasti tidak banyak dirugikan dikarenakan kemacetan yang seharusnya tidak perlu terjadi. Terima kasih. Jl. H.R. Rasuna Said kav. C11-14, Plaza Kuningan Annex bld 7th fl, Jakarta Selatan(nrl/nrl)




Silahkan Login / Daftar untuk memberi tanggapan




SuratPembaca

Cari keluhan surat terbuka resmi dan curhat terbaru sebagai sarana komunikasi dari seluruh konsumen untuk produk terkenal di Indonesia.

Hubungi Kami

Silahkan hubungi kami jika ada pertanyaan dan menjadi partner
Jakarta, Indonesia
admin@suratpembaca.com
Senin - Jumat
09:00 - 17:00

Sosial