Garansi dan Asuransi Adalah Solusi Tepat Untuk Pengelolaan Jalan di Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi

Home > Finansial > Asuransi > Garansi dan Asuransi Adalah Solusi Tepat Untuk Pengelolaan Jalan di Bekasi

559 dilihat


Sebagai masyarakat yang peduli terhadap lingkungan, saya merasa miris melihat rusaknya kondisi jalan-jalan di Kota Bekasi. Dan ini terjadi bukan hanya pada musim hujan. seperti Jalan Kalimalang, Pondok Ungu, Bintara, jalan baru kranji, Ceger Jatiasih, Komsen, Kampung Sawah, Kemang Jatikramat, dan masih banyak lagi lainnya ( tentunya bukan hanya di kota Bekasi ). Jalan yang rusak tentunya sangat mengganggu aktifitas warga secara keseluruhan (waktu, ekonomi, dan beban mental atau psikologi). Tak dapat disangkal bahwa peran serta masyarakat begitu besar terhadap lingkungan dan kesadarannya pun harus ditingkatkan.

Mulai dari membuang sampah secara baik dan pada tempatnya, tidak menutup saluran air seenaknya maupun tetap melestarikan gotong royong. Dan Pemerintah (Kota Bekasi) pun memang tidak tinggal diam untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak parah tersebut, walaupun masyarakat harus menunggu dengan waktu yang relatif lama. Namun tetap saja, jalan-jalan di Kota Bekasi selalu sering rusak. Pertanyaannya adalah mengapa jalan-jalan tersebut sering rusak?? Apakah Pemerintah kota Bekasi tidak tanggap atas hal tersebut? Atau apakah Pemerintah kota Bekasi tak punya uang ?? Aahh.. klise !!! Atau apakah Pemerintah kota Bekasi menunggu agar kerusakan semakin parah sehingga dana yang dikeluarkan menjadi lebih besar??? Tahukah Bapak - Bapak sekalian, kami sebagai masyarakat kecil tidak ambil pusing dengan anggaran sebesar apapun yang diperuntukan untuk kepentingan umum atau bersama, asalkan jalan tersebut tidak cepat rusak.

Saya mengusulkan beberapa hal, yang kiranya dapat memecahkan masalah jalan di Kota Bekasi (atau mungkin se- Indonesia), antara lain :

1. Tingkatkan kualitas aspal atau cor beton,  2. Tingkatkan kinerja instansi terkait (Dinas PU) agar tidak terjadi mark up anggaran yang selalu sering terjadi, yang menyebabkan kualitas jalan kurang baik, 3. Buat saluran air kanan dan kiri, tanpa terkecuali disetiap jalan,

4. Harus ada alokasi dana khusus yang dipersiapkan Pemerintah (Kota Bekasi) untuk perbaikan jalan. Jadi, jangan biarkan jalan yang rusaknya sedikit dengan biaya perbaikan yang seharusnya kecil, menjadi jalan yang rusak parah dengan biaya yang sangat besar. Bukankah ini akan lebih menghemat anggaran?? Bila perlu buat suatu dinas yang hanya bertugas untuk memperbaiki jalan yang rusak contohnya Dinas Tambah - Sulam jalan Kota Bekasi (pasti dapat Adipura + Muri sebagai satu-satunya dinas paling oke di Indonesia ).

5. Buat kualifikasi yang mampu mendorong para pemborong jalan untuk lebih konsisten menjaga kualitas pekerjaannya, bila perlu ada garansi selama 1-5 tahun.

6. Atau bila perlu jalan tersebut diasuransikan .

7. Bila ada penggalian jalan oleh pihak PLN,Telkom, PGN, agar kiranya tidak dilakukan pada musim hujan, dan setengah-setengah, dan perbaikan jalan harus diserahkan pada Pemerintah kota (Dinas PU).

8. Aktifkan seluruh karyawan dilingkungan Pemerintah kota Bekasi sampai dengan tingkat Kelurahan agar sigap dalam memantau kerusakakan jalan dan melaporkannya kepada pihak yang terkait untuk langsung diperbaiki jalan atau saluran yang rusak, agar tidak bertambah parah.

Demikian surat warga ini disampaikan, kiranya dengan infrastruktur yang lebih baik tentunya masyarakatpun akan lebih percaya, bahwa pemerintah berpihak pada masyarakat . Terima kasih Kompas.com -HASANUDDIN HN Bekasi-

HASANUDDIN HN
JL. ANTARA NO.36 RT 02/19 JATIMAKMUR-PONDOKGEDE
BEKASI




Source : kompas
Silahkan Login / Daftar untuk memberi tanggapan





jasa foto produk
Sebelum request penghapusan artikel mohon request penghapusan kepada sumber terlebih dahulu, jika belum solved / terhapus kami akan abaikan

Laporkan Suratpembaca ini : admin at suratpembaca.web.id
Tolong Sertakan URL / Alamat lengkap halaman ini