HATIHATI FACEBOOK TEMAN DI HACK PENIPUAN TRANSAKSI ONLINE OLEH RIPAL RAMADIYANS



Home > Lain-Lain > Penipuan > HATIHATI FACEBOOK TEMAN DI HACK PENIPUAN TRANSAKSI ONLINE OLEH RIPAL RAMADIYANS

315 dilihat


HATI-HATI FACEBOOK DI HACK, MELAKUKAN PENIPUAN ONLINE TANPA KITA KETAHUI Kejadiannya masih baru, kemarin Kamis 17 April saya ditipu oleh nasaban bank bukopin an. RIPAL RAMADIYANS dengan no rek 4206002867 . Seseorang hack facebook teman saya, dan melakukan pembicaraan dengan saya menawarkan pembelian barang elektronika dari bea cukai. Kronologis kejadiannya:   Kamis, 17 April 2014 Jam 14.26 Teman saya Bang Alie, mengirimkan pesan melalui Facebook untuk melihat status di FB nya. Yang menawarkan barang elektronik seperti laptop, ipad, kamera, dsbnya. Jam 14.37 Saya menjawab pesannya dan memastikan kebenaran dan keberadaan barang tersebut,apakah barang yang dia tawarkan ada. Jam 14.38 Dia menjawab ada, dan menganjurkan untuk menghubungi sepupunya bernama Bpk Ripal (mengaku petinggi bea cukai) dengan no hp 085231605662. Dan juga menyampaikan kalau dia juga sudah melakukan transaksi, dan meyakinkan saya bahwa barangnya ada dan dijamin ok. Jam 14.39 Saya mengirimkan SMS ke Pak Ripal menanyakan keberadaan barang tersebut. “Pak Ripal ini iyo, temennya bang ali. Macbook pro nya ada barangnya ga?” Jam 14.40 Pak Rifal membalas sms untuk menelfon dia. “Telpn saja supy jelas” Jam 14.47 Saya menelfon ke no tersebut menanyakan perihal barang tersebut, dan metode pembayarannya. Pak Ripal memberitahukan bahwa harus mentransfer sejumlah yang ditawarkan (Laptop Rp 3,000,000 dan kamera Rp 5,000,000), karena satu jam lagi dia tutup buku/closing. Jam 14.49 Pak Rifal menginformasikan no rekening tujuan melalui sms. “420600 2867,ats nama ripal ramadiyans. BANK SIAGA BUKOPIN, biasanya kalo dr bank/rek lain pake kode bank 441 dulu lalu d smbung no rek tjuan,alamat ibu? Jam 14.50 Saya memastikan Bang Ali lagi melalui facebook ini penipuan atau bukan, dan dia menjamin hal tersebut. Jam 14.51 Saya menelfon calon suami saya untuk meminta pendapatnya, karena uang yang akan saya gunakan ini adalah digunakan untuk biaya pernikahan kami nanti bulan mei. Saya berpikir untuk menjual lagi nanti barangnya, supaya bisa menambah biaya pernikahan saya yang saat ini masih kurang. Calon suami saya agak ragu, tapi membolehkan saya untuk menggunakan uang tersebut. Jam 15.02 Saya menelfon Pak Ripal untuk menanyakan kembali keberadaan barang tersebut, dan proses pengirimannya. Jam 15.04 Saya sms Pak Ripal apa bisa transaksi di tempat. “bs cod aja ga pak?” Jam 15.05 Pak Ripal membalas sms saya. “Maaf bu, cod pun ga smpt kok udah mau k data ini, dan memang in hrs d data dulu br brg bs keluar” Jam 15.20 Saya menelfon Pak Ripal, menanyakan mengenai pengiriman barang bisa dilakukan hari ini atau tidak dan siapa yang mengirimkan. Dia menjawab akan dikirim oleh supir dia karena domisili calon suami saya di jakarta. Saya meminta barang dikirimkan ke kantor calon suami saya. Jam 15.26 Saya melakukan transaksi melalui M-Banking BCA dan mentransfer sejumlah Rp 8,000,000 ke Bank Bukopin No Rek. 4206002867 an. RIPAL RAMADIYANS. Jam15.26 Disaat yang sama, Pak Ripal membalas sms menanyakan alamat saya. “Alamat ibu? Tapi bs cpt kan bu? In udh mau sy data semua soalnya” Jam 15.28 Saya mengirimkan sms notifikasi M-Transfer Berhasil ke no Pak Ripal. Jam 15.32 Saya sms Pak Ripal untuk mengirimkan barangnya ke kantor calon suami saya di tebet. Jam 15.33 Saya menelfon Pak Ripal memberitahukan uang nya sudah di transfer, dan Pak Ripal menjawab akan ke ATM untuk mengecek. Terdengar dari suaranya dia sengan berada di luar, karena suara bising jalan raya. Jam 15:46 Saya sms pak Ripal apakah barangnya bisa dikirim hari ini juga. Jam 15:47 Pak Ripal membalas sms, Insya Allah bu. Jam 17.15 Calon suami saya pulang dari proyek mampir ke kantornya dulu untuk menunggu barang tersebut. Jam 17:36 Saya sms pak Ripal menanyakan kurir akan datang jam berapa, tetapi tidak dibalas. Jam 18.06 Karena barang belum datang, saya menelfon Pak Ripal, untuk menanyakan keberadaan kurir. Pak Ripal bilang, kurirnya akan sampai sekitar jam 7 atau jam 8 malam paling telat. Jam 20:05 Saya menelfon Pak Ripal melalui no simpati saya, tidak diangkat. Kemudian saya coba telp melalui no M3 saya karena sebelumnya menggunakan no M3, juga tidak diangkat. Jam 18:09 Saya mengirimkan pesan ke FB Bang ali, memberitahukan kurirnya belumsampe dan menelfon ke Pak ripal juga tidak diangkat. Pesan saya tidak di balas. Jam 19:49 Saya sms ke Pak Ripal menanyakan keberadaan kurir, terkirim tapi tidak dibalas “Pak, punten kurirnya dah dmn? Suami saya dah mau plg, kantornya udh tutup. Dia nunggu di dpn drtd” Jam 20:42 Saya sms lagi ke Pak Ripal, karena calon suami saya sudah lama menunggu dan akan pulang. Saya menginfokan agar barangnya di kirim ke kantor saya di Bandung. SMS pending. “Pak, suami saya udh plg. Tolong dikirim ke bandung aja pak pake jne alamatnya ke WALHI JAWA BARAT JL. Piit No. 5, Bandung up: Iyo/tanti wahyuni Jam 20:43 Saya menelfon pak Ripal, no nya tidak aktif. Jam 20:45 Saya menelfon lagi, no nya masih tidak aktif. Jam 20:53 Saya menelfon lagi, no nya masih tidak aktif. Jam 20:55 Saya coba buka facebook Bang Ali, tiba-tiba facebooknya sudah hilang dan tidak bisa dibuka. Berkali-kali saya buka, tidak nampak terus. Jam 21:14 Karena saya curiga ada hal yang aneh, saya menelfon teman/atasan Bang Ali dan menanyakan no hp bang Ali. Jam 21:27 Saya menelfon Bang Ali, dan dikonfirmasi oleh Bang Ali tidak online. Ada yang menggunakan ID Facebook dia, dan sudah empat orang yang mengkonfirmasi hal ini ke Bang Ali. Facebook Bang Ali di hack Jam 22:10 Saya coba lagi menelpon Pak Ripal, tetapi no nya tidak aktif. Innalillahi wa inna illaihi roji’un, saya ditipu transaksi online sebesar Rp 8,000,000. Jam 23:12 Saya telpon Halo BCA untuk melaporkan dan memproses kasus penipuan online ini. Jam 23:19 Saya juga menghubungi Call Centre Bank Bukopin untuk melaporkan dan memproses kasus penipuan online ini. Agan-agan yang baik hati, kalau diantara agan ada yang mengenal dan mengetahui pelaku dari penipuan ini saya mohon untuk memberitahukan kepada pelaku untuk menghubungi dan mengembalikan uang saya. Mudah-mudahan kejadian ini menjadi pelajaran supaya agan-agan gak gegabah seperti saya, mau untung malah buntung


Source : kaskus
Silahkan Login / Daftar untuk memberi tanggapan




There are no comments yet.
Authentication required
You must log in to post a comment. Log in
jasa foto produk
Sebelum request penghapusan artikel mohon request penghapusan kepada sumber terlebih dahulu, jika belum solved / terhapus kami akan abaikan

Laporkan Suratpembaca ini : admin at suratpembaca.web.id
Tolong Sertakan URL / Alamat lengkap halaman ini