Victory Property BSD City
Home > Lain-Lain > Lainnya > Pengalaman Tidak Menyenangkan Bertransaksi

Pengalaman Tidak Menyenangkan Bertransaksi


1506 dilihat

Di bulan April 2012, saya dan istri mencari rumah di kawasan BSD City dan berkenalan dengan Sdri. Thesa dari agen Victory Property BSD City (alamat : Ruko Golden Boulevard 2 Q25). Setelah sempat diajak berkeliling melihat beberapa unit rumah, pada tanggal 30 April 2012 beliau menawarkan unit rumah di Cluster Sevilla. Sore hari itu juga saya dan istri pergi untuk melihat unit rumah tersebut dan berkenalan dengan istri pemilik rumah dan agen Victory Property BSD City dari pihak penjual (Sdri. Qonita).

Setelah melihat rumah, saya dan istri sepakat untuk mengambil rumah tersebut dengan harga transaksi Rp 800 juta (harga buka dari penjual, tanpa ditawar) dan permintaan uang tanda jadi senilai Rp 20 juta untuk ditransfer malam itu juga pun kami penuhi. Pada tanggal 1 Mei 2012 kami dipertemukan dengan pemilik rumah untuk penandatanganan perjanjian jual beli dan sempat dibicarakan perihal pembiayaan rumah yang akan dilakukan melalui KPR. Agen Thesa merekomendasikan Bank Panin cab. BSD City (biasa bekerjasama dengan Victory) dan BRI untuk pengajuan KPR.

Dijanjikan dokumen persyaratan KPR akan diambil di rumah kami pada tanggal 2 Mei 2012. Akan tetapi ditunggu sampai tgl 2 Mei 2012 malam, agen Thesa tidak kunjung muncul untuk mengambil dokumen dan ketika dihubungi mengatakan sedang di lapangan, dokumen akan diambil tanggal 3 Mei 2012 pagi hari. Lagi-lagi agen Thesa tidak muncul pada tanggal 3 Mei 2012 untuk mengambil dokumen sesuai waktu yang dijanjikan. Akhirnya istri saya berinisiatif untuk mengantarkan sendiri dokumen persyaratan KPR ke kantor Victory Property BSD City. Tidak disangka ternyata pengajuan KPR menemui kendala pada saat hasil BI Checking keluar. Tidak ada bantuan solusi yang ditawarkan oleh agen Thesa maka kamipun mengajukan KPR ke Bank Panin Cab. Garden City Jakarta. Masalah BI Checking yang timbul akhirnya bisa kami klarifikasi dan selesai dengan bantuan informasi yang memadai dari pihak Bank Panin Cab. Garden City.

Akhirnya KPR kami pun disetujui dan SPPK keluar pada tanggal 23 Mei 2012. Saya pun segera menginformasikan mengenai SPPK tersebut kepada agen Thesa dan Qonita dan saya diminta untuk mentransfer DP I sebesar Rp 130 juta dengan cara split DP (Rp 25 juta di tanggal 24 Mei 2012 dan Rp 105 juta di tanggal 25 Mei 2012) dengan alasan dana Rp 25 juta diperlukan untuk membayar pajak penjual. Malas berdebat saya pun mengabulkan permintaan tersebut dan mentransfer jumlah uang sesuai yang diminta. Di tanggal 28 Mei 2012 saya menanyakan kepada agen Thesa dan Qonita mengenai kelanjutan proses jual-beli.

Alangkah kagetnya saya ketika mereka menginformasikan bahwa ada permasalahan pada dokumen penjual (akte nikah dan status perkawinan) yang harus terlebih dahulu diselesaikan. Bukankah kelengkapan dokumen penjual (dokumen rumah, dan dokumen pribadi terkait) harusnya sudah terlebih dahulu dicek oleh agen pada saat penjual menitipkan rumahnya pada Victory Property? Saya rasa ini prosedur standard yang seharusnya dilakukan oleh agen property.

Saya sangat kecewa karena informasi ini disampaikan terlambat kepada saya dan uang tanda jadi dan DP yang saya serahkan sudah senilai Rp 150 juta. Tidak ada pilihan lain bahwa saya harus menunggu sampai dokumen penjual diurus dengan jangka waktu tidak tertentu Selama itu pula pihak agen Victory Property tidak memberikan update kepada saya, dan susah sekali dihubungi. Tanggal 12 Juni 2012 saya berbicara dengan Principle Agen Victory Property BSD City, Sdri. Wanda. Lagi-lagi saya hanya diminta untuk sabar dan fleksibel sampai dokumen penjual selesai diurus (yang entah sampai kapan bisa selesai). Sdri. Wanda menawarkan untuk memfasilitasi pertemuan dengan penjual di kantor Victory Property BSD City pada tanggal 19 Juni 2012 untuk membicarakan masalah terkait transaksi jual beli ini termasuk perihal pengosongan rumah, serah terima kunci, pembayaran terakhir dan pembayaran biaya-biaya rumah (PLN, PAM, IPL).

Lagi-lagi saya harus kecewa karena pada tanggal 19 Juni 2012 jam 8 malam pertemuan ternyata hanya dihadiri oleh saya dan pihak Victory Property BSD City. Saya merasa dipermainkan dan semakin meragukan kredibilitas dari agen property ini. Ditambah lagi, protes saya hanya ditanggapi dengan mengatakan pembeli tidak fleksibel dan tukang protes. Di tanggal 22 Juni 2012 akhirnya proses pengalihan hak dapat dilangsungkan di kantor marketing BSD City. Pada hari ini juga saya melakukan pelunasan transfer pembayaran senilai Rp 150 juta (pembayaran sisanya melalui KPR).

Agen Thesa menyampaikan perihal copy IMB yang diminta oleh pihak bank Panin. Beliau sudah coba mengambil copy IMB tersebut ke kantor CRC BSD City (lokasi belakang ITC BSD) akan tetapi ditolak karena hanya pemilik rumah yang diperbolehkan untuk meminta copy IMB tersebut. Istri saya pun berinisiatif untuk menelpon kantor CRC BSD City. Diinformasikan bahwa copy IMB untuk rumah tinggal tidak bisa diambil di CRC BSD City yang berlokasi di belakang ITC BSD, tetapi hanya dapat diproses di CRC BSD City yang berlokasi di BSD Green Office Park. Informasi yang saya terima sangat berbeda dengan yang diinformasikan agen Thesa.

Akhirnya copy IMB pun saya urus sendiri tanpa mendapatkan bantuan sedikitpun dari agen Thesa. Setelah proses pengalihan hak, ternyata pihak agen Victory semakin sulit untuk dihubungi. Padahal saya masih membutuhkan informasi sehubungan undangan AJB dari pihak BSD, konfirmasi pengosongan rumah dan serah terima kunci dari penjual. 95% telepon saya sering tidak dijawab dan saya tidak dihubungi kembali.

Di tanggal 2 Juli 2012, dilangsungkan proses AJB di hadapan notaris dan bank dengan dihadiri penjual, pembeli, agen Thesa dan Qonita. Diskusi perihal pengosongan rumah dan serah terima kunci berjalan dengan alot. Sampai akhirnya pihak notaris memutuskan perlunya dibuat akte pengosongan rumah terpisah untuk mengatur perihal pengosongan rumah dan penyerahan kunci ini.

Pada saat AJB ini pula terlihat ketidaksiapan dokumen-dokumen penjual yang menyebabkan transaksi berjalan lambat karena harus dilakukan konfirmasi ulang sehubungan dengan dokumen-dokumen tersebut sesuai permintaan bank. Saya lega akhirnya proses jual-beli rumah ini dapat selesai. Semoga rekan-rekan bisa mengambil hikmah dari pengalaman saya dan mempertimbangkan baik-baik dalam pemilihan jasa agen property. Pastikan dokumen-dokumen lengkap dari awal dan agen anda komunikatif, kooperatif, jujur dan mudah dihubungi.

ANDRE YUSUP
JL. BAMBU AMPEL I BLOK C-5, PASAR MINGGU
JAKARTA SELATAN




Source : kompas


Baca Juga





SuratPembaca

Cari keluhan surat terbuka resmi dan curhat terbaru sebagai sarana komunikasi dari seluruh konsumen untuk produk terkenal di Indonesia.

Hubungi Kami

Silahkan hubungi kami jika ada pertanyaan dan menjadi partner
Jakarta, Indonesia

Jika ada yang merasa tidak sesuai / sebaiknya dihapus, tolong sertakan link yang anda maksud pada halaman ini dan memastikan sumber dari surat pembaca sudah ditutup / masalah terselesaikan / dihapus.
Akan diproses 1 s/d 7 hari.

Kirimkan Masukan

letstalk@suratpembaca.com
Senin - Jumat
09:00 - 17:00

Sosial

suratpembaca apps