Waspadalah menggunakan kartu Mandiri EToll



Home > Finansial > Perbankan & Kredit > Waspadalah menggunakan kartu Mandiri EToll

228 dilihat


Kejadian ini bermula pada tanggal 26 November 2013 yang lalu ketika ane berkendara di tol jagorawi ke arah jakarta menggunakan etoll card di gerbang tol cawang (pembayaran oleh mesin). Ane cukup kaget melihat saldo e toll card ane di monitor dan struk pembayaran yang jumlahnya tersisa Rp. 41.000, padahal seingat ane pada tanggal 22 November 2013 ane telah melakukan top up etoll card di atm mandiri sejumlah Rp 300.000. Ane sangat kebingungan dan penasaran karena sangat tidak masuk akal bahwa total saldo yang biasa di gunakan selama sebulan itu bisa lenyap begitu saja. Apalagi setelah melapor ke kantor cabang Bank Mandiri terdekat (setelah di rujuk oleh call centre mandiri), jawabannya mereka tidak bisa membantu apa2, karena kemungkinannya bisa terjadi kesalahan teknis di internal sistem, bahkan mereka terus bertanya apakah betul ane telah melakukan pengisian sejumlah tersebut. Seperti biasaa... Setelah melakukan penulusuran di internet, ternyata ada beberapa kasus penipuan yang terjadi dengan penukaran kartu etoll card oleh petugas jasa marga. Langsung ane periksa struk pembayaran sebelumnya dan menemukan fakta yang mengejutkan. Spoiler  for Berikut gambar kartu etoll card yang ada di tangan ane sekarang ini: : Spoiler  for Gambar struk di bawah ini adalah sisa saldo terakhir sebelum saya melakukan top up (perhatikan no kartu CN yang di garis bawahi): : Spoiler  for Struk di bawah ini adalah saldo setelah melakukan top up sebesar Rp. 300.000 pada tanggal 22 Nov. Perhatikan no kartu CN masih sama dengan struk sebelumnya: : Spoiler  for Struk di bawah ini adalah saldo pada tanggal 26 Nov, hanya tersisa Rp 41.000. Perhatikan no kartu CN berubah dengan sebelumnya: : Dengan fakta2 di atas (no kartu yg berbeda) dan dengan rujukan beberapa kasus yang terjadi, maka penjelasan satu2nya adalah telah terjadi penukaran kartu etoll ane. Dan kemungkinan besar hal ini terjadi oleh petugas tol jasa marga sewaktu ane menggunakan etoll card saya di gerbang toll ampera pada tanggal 25 November, dan pada saat itu kesalahan ane tidak melihat jumlah saldo di monitor. Ini sekedar sharing aja, dan ane udah relain total saldo yang lenyap tersebut karena setelah lapor ke kantor Bank Mandiri jawabannya hanya "begitu saja" dan ane udah prediksi kalau melapor ke Jasa Marga yang ada ane hanya keluar ongkos dan capek, gak akan ada hasilnya. Di negara ini konsumen selalu dalam posisi lemah gan. Tapi ane ingin mengingatkan pengguna etoll card yang lain agar berhati-hati dan selalu waspada dengan penggunaan etoll card-nya, khususnya ketika membayar langsung melalui petugas. Apalagi sudah banyak kasus penukaran kartu begini setelah ane baca di forum2 internet. Kalau perlu etoll card yang agan2 punya di tandain dengan tanda khusus, misalnya selotip, warna, dll. ------------------------------------------------------ Dan ternyata ada korban serupa: Quote:Original Posted By amanyama►kebetulan bos ane nasabah prioritas bank mandiri. td pagi kpla cabang n stafnya dtg ke kntr. kasus sperti ini baru aja ane denger td pagi dr stafnya. karena byk nasabah yg complain ky agan. intinya menurut staf bank lebih baik kartu e-toll / e-money di kasih stiker nama agan. karena itu sbg tanda. agar tdk ada penukaran kartu. Quote:Original Posted By mabohi►Numpang share juga : Ini ane baru sampai rumah setelah kerjaan dari pagi ampe malem yg melelahkan, ditambah dg kejadian super bikin kesel di gerbang toll Kamal arah toll lingkar barat. Ane dr arah pluit mau balik ke bsd, keluar bayar toll Kamal yg 5500, rencana mau pake GTO tp lagi rusak jd ambil gate toll pas sebelah kiri GTO tsb. Bayar pake kartu etoll. Ane inget bgt saldo pagi pas brkt 3500, trus isi ulang di rest area sebelum gerbang toll karang tengah dari arah tangerang. Isi ulang 300rb, total saldo 303.500. Bayar toll karang tengah cash, bayar toll lingkar barat pake etoll 7500, sisa saldo 296.000. Bayar toll keluar pluit jembatan tiga via GTO 5500, sisa saldo 290.500 (struk tidak ada alias habis). Nah jam 22.30 pulang kantor lewat rute toll yg sama (pluit keluar kamal masuk lingkar barat tujuan bsd serpong). Bayar pertama digerbang non etoll kamal pake kartu 5500, sisa saldo harusnya 295.000. Struk dikasih tp ane buang krn selama ini ga pernah kumpulin struk. Pas mau bayar tol lingkar barat yg 7500 pake etoll kata petugasnya saldo ga cukup. Lah kaget, minta cek 1x lg tetap sama, akhirnya bayar cash. Jalan terus tanpa curiga udh ketipu. Sampai gerbang tol karang tengah coba bayar pake kartu di gerbang tol non GTO, ga bisa juga pake kartu krn saldo ga cukup, minta cek saldo taunya cuma ada 1400 perak. NGEHE..!!!! Baru sadar cek fisik kartu koq beda, lebih buluk n dekil. Segera ngebut putar balik di keluaran alas sutera masuk toll lg balik ke lingkar barat muter PIK berenti pinggir toll, turun bawa stick baseball yg memang sengaja ane simpan dimobil utk antisipasi urusan sprt ini. Lsg temuin atasan (kepala shift) ngamuk2 tp tetap ga bisa dibantu krn ga ada struk yg udh ane buang. Udh geledah petugas gardu yg nipu, udh ampir gw telanjangin, obrak abrik gardunya, cek history dll. Tp percuma ga nemu, ane jg ga hapal nomer kartunya dan ga ada struk. Alhasil udh cape ngomel2, badan cape kerja, hati cape ditipu ya udh lah ane blg aja didepan semua petugas toll yg ada td, semoga berkah deh itu kartu klo bisa diduitin, semoga juga terbantu yg nipu dr dana dikartu ane. Akhirnya ya wiss lah... Ikhlas aja lah. Mungkin ada rejeki org lain di ane yg belum ane keluarkan. Saran aja semoga agan sekalian ga ikutan ketipu juga, bener sprt agan lain yg blg kasih tanda yg jelas pd kartu atau aman nya ya pake etoll card hanya utk GTO, tetap lah cash jika di gardu biasa. Semoga ga ada yg ketiban naas sprt ini lah... Aminn..


Source : kaskus
Silahkan Login / Daftar untuk memberi tanggapan




There are no comments yet.
Authentication required
You must log in to post a comment. Log in
jasa foto produk
Sebelum request penghapusan artikel mohon request penghapusan kepada sumber terlebih dahulu, jika belum solved / terhapus kami akan abaikan

Laporkan Suratpembaca ini : admin at suratpembaca.web.id
Tolong Sertakan URL / Alamat lengkap halaman ini