Home > Finansial > Asuransi > Keputusan Asuransi Berubah, Peserta Dikenakan Biaya Obat

Keputusan Asuransi Berubah, Peserta Dikenakan Biaya Obat


468 dilihat
Foto: ilustrasi/thinkstockJakarta - Pada tanggal 1 Mei 2016, anak saya sakit Asma yang cukup berat sehingga harus dibawa ke Rumah Sakit Haji Jakarta pada jam 04.56 WIB. Dokter memberikan penanganan Inhalasi dan memberikan resep obat. Dan saya menyelesaikan administrasi di admin UGD dengan membayar Excess sebesar Rp. 290.200. Sebelum menebus obat, terlebih dahulu saya memastikan ke call center CAR pada tanggal 1 Mei 2016 jam 08.39 WIB, apakah obat tersebut di cover atau tidak. Call center CAR memberikan informasi bahwa obat-obat tersebut dapat masuk kedalam kategori obat dan bukan fisioteraphi. Call center juga berbicara dengan apoteker dan memastikan bahwa obat tersebut dicover. Namun tiga bulan kemudian HRD perusahaan saya diminta oleh CAR untuk membayar excess, karena obat-obatan tersebut dianggap masuk kedalam plafon fisioterapi. Nominal gaji saya yang dipotong memang tidak seberapa, tetapi yang saya masalahkan adalah dimana tanggung jawab CAR terhadap masalah ini? Dimana awalnya menyetujui, namun akhirnya berkoordinasi dengan HRD untuk memotong gaji saya. Nurcahyo fallahnaddjamuddin@gmail.com 0816851818



Silahkan Login / Daftar untuk memberi tanggapan




SuratPembaca

Cari keluhan surat terbuka resmi dan curhat terbaru sebagai sarana komunikasi dari seluruh konsumen untuk produk terkenal di Indonesia.

Hubungi Kami

Silahkan hubungi kami jika ada pertanyaan dan menjadi partner
Jakarta, Indonesia
admin@suratpembaca.com
Senin - Jumat
09:00 - 17:00

Sosial