Home > Finansial > Asuransi > KTA Bumiputera Tidak Fair

KTA Bumiputera Tidak Fair


686 dilihat
Jakarta - Saya adalah nasabah KTA (Kredit Tanpa Agunan) Bumiputera Cabang Wisma Slipi. Saya merasa telah dikecewakan KTA Bumiputera yang tidak fair pada nasabahnya dalam hal laporan pembayaran dan sisa pinjaman. Saya kerap membaca di koran banyak nasabah lain yang mengeluhkan hal yang sama dengan saya.

Dalam pembayaran KTA kadang kala saya terlambat membayar angsuran dikarenakan jatuhnya tanggal jatuh tempo sebelum tanggal gajian kantor sehingga menyulitkan saya jika sedang tidak ada dana. Tetapi, dalam pembayaran sering kali saya? melebihkan pembayaran dari jumlah angsuran bulanan yang seharusnya.

Jumlah angsuran saya per bulan Rp 351,500. Tetapi kerap kali saya membayar Rp 400,000. Bahkan kadang Rp 500,000. Bulan Februari - Maret 2009 mendatang, KTA saya akan berakhir. Tetapi, saya kerap dihubungi oleh bagian Collector untuk membayar denda melewati jatuh tempo.

Saya heran kalau tiap bulan saya kerap membayar lebih ke mana sisa uang lebihnya? Saya sudah minta list pembayaran angsuran selama saya menjadi nasabah KTA di cabang pembuka yaitu Wisma Slipi. Tetapi, dalam list tersebut tidak terdapat berapa jumlah pembayaran yang saya bayarkan tiap bulannya dan berapa jumlah pembayaran yang sudah berkurang.

Lalu saya diminta untuk minta list tersebut ke Bumiputera pusat karena mereka yang punya sistemnya. Tetapi, alangkah kecewanya saya ketika saya datang ke Bumiputera pusat di Sudirman. Jawabannya pun sama dengan yang di Wisma Slipi. Malah katanya mereka tidak mempunyai sistem di mana kita sebagai nasabah bisa melihat rincian pembayaran tiap bulannya dan sisa pinjaman.

Kok aneh yah? Bank besar tidak mempunyai sistem seperti itu? Sedangkan bank lain (yang kebetulan saya baru selesai melunasi pinjaman KTA juga) bisa mempunyai sistem yang fair dengan nasabahnya. Nasabah bisa tahu jumlah pembayaran tiap bulannya dan sisa angsuran. Lalu, ke mana saya harus minta list tersebut kalau di pusat pun tidak bisa terbuka dengan nasabahnya. Itu adalah hal pertama.

Yang kedua, saya merasa ditipu oleh Collector Bumiputera yang datang ke kantor untuk menagih pembayaran. Setahun yang lalu dikarenakan sudah dikonfirmasi sebelumnya melalui telepon dan membawa surat tugas maka saya percaya saja untuk membayar lewat Collector tersebut (namanya Saiful).

Tetapi, saya baru menyadarinya ketika bulan lalu saya datang ke Wisma Slipi untuk meminta list rincian pembayaran. Ternyata uang sejumlah Rp 200,000 yang pernah saya setor lewat Collector tersebut tidak disetorkan. Saya sudah complain mengenai hal ini ke Collector Bumiputera di Imam Bonjol. Tetapi, hingga saat ini belum ditanggapi juga.

Mohon tanggapan dari Bumiputera secepatnya jika tidak ingin mendapat krisis
kepercayaan dari nasabah yang lain. Terima kasih.

Shintya P
Jl Taman Aries Utama D1 No 3J
Kembangan Jakarta Barat
momsdhi@yahoo.com
021 92782479

(msh/msh)




Silahkan Login / Daftar untuk memberi tanggapan




SuratPembaca

Cari keluhan surat terbuka resmi dan curhat terbaru sebagai sarana komunikasi dari seluruh konsumen untuk produk terkenal di Indonesia.

Hubungi Kami

Silahkan hubungi kami jika ada pertanyaan dan menjadi partner
Jakarta, Indonesia
letstalk@suratpembaca.com
Senin - Jumat
09:00 - 17:00

Sosial

suratpembaca apps