Home > Perhotelan & Kenyamanan > Restoran & Cafe > Pengalaman buat motor custom (cafe racer/ srambler) di Bengkel BSTRD workshop

Pengalaman buat motor custom (cafe racer/ srambler) di Bengkel BSTRD workshop


493 dilihat

Owner Bengkel BSTRD: Rico Singkat cerita, akhir Juni saya deal dengan Rico (owner) bengkel custom BSTRD Pondok Kacang Tangsel untuk membangun motor model Bobber tapi seater/ hornetnya ala cafe racer seharga 2x juta (dua puluh .... juta) dengan spesifikasi yang kita deal sebelumnya. Saya tertarik karena promo dia di Instagram, tokopedia, kaskus dll dengan tagline 14jt bahan dari dia (Honda Tiger thn 2000an) dan model terserah customernya. Saya makin tertarik membaca salah satu post dia di IG yang menyebutkan semingguan motor jadi atau kelar. Proses ini saya lakukan via telp dan wa tanpa mengunjungi bengkel karena faktor saya percaya lihat beberapa postnya di IG. Deal harga 2x juta tersebut akhirnya didapatkan bahan motor Honda Megapro thn 2012 dengan kondisi pajak telat pada tanggal 5 Juli 2017, semua bahan limbah yang tidak terpakai diambil oleh bengkel. Karena faktor percaya dengan bengkel tersebut, sekali lagi saya tidak datang ke bengkel untuk melihat bahan motor tersebut. Tanggal 15 Juli 2017, saya datang ke bengkel untuk mengetahui perkembangannya dan Owner bengkel BSTRD (Rico) bilang progress sudah 80% dan hati saya tenang. Ketika saya datang, saya melihat bengkel tersebut ternyata bukan bengkel builder motor custom murni dengan peralatan dan perlengkapan yang sangat minim, mereka membeli parts yang sudah jadi lalu dirakit dibengkel tersebut. Uang sudah masuk juga 80% ketika itu dari deal 2x juta. Masalah muncul pada minggu berikutnya ternyata Owner bengkel sulit diajak berkomunikasi (wa tidak dibalas/ read, telepon tidak diangkat). Hal ini berlangsung cukup lama hingga awal agustus. Saya tetap berpikiran positif karena pada rentang waktu itu saya sedang dinas luar kota. Awal agustus, dia mengirimkan kabar bahwa dia harus menyelesaikan motor yang masuk sebelum motor saya. Saya sempat meminta dikirimkan foto perkembangan motor namun tidak dikirim hingga pada tanggal 19 Agustus 2017 saya kembali kesana dan saya mendapati owner bengkel tidak ada ditempat dan sedang liburan. Saya mendapati di post Instagram ada 2 motor yang masuk ke bengkel tersebut sesudah saya namun selesai duluan. Saya juga sempat meminta staff kantor saya untuk menghubungi bengkel tersebut via wa dan telp karena posisi saya sedang tidak dijakarta namun dia mengabarkan sedang touring motor luar kota. Ketika awal penjajakan, memang saya tidak terburu-buru asal pengerjaan rapih. Namun ketika hampir 2 bulan tidak ada kabar kapan selesai, saya kembali mendatangi bengkel pada akhir agustus. Dan akhirnya dengan berat hati, saya terima motor yang sudah dinyatakan selesai oleh owner bengkel (hopeless sama bengkel ini) yang menurut saya hasil pengerjaan jauh dari kata memuaskan. Karena owner tidak ada niat untuk merapihkan beberapa kekurangan hasil customnya dan saya sangat kecewa terhadap hasil pengerjaan motor saya.



Source : kaskus


Baca Juga





SuratPembaca

Cari keluhan surat terbuka resmi dan curhat terbaru sebagai sarana komunikasi dari seluruh konsumen untuk produk terkenal di Indonesia.

Hubungi Kami

Silahkan hubungi kami jika ada pertanyaan dan menjadi partner
Jakarta, Indonesia
letstalk@suratpembaca.com
Senin - Jumat
09:00 - 17:00

Sosial

suratpembaca apps