TELKOM
Home > Pemerintah > Sistem > Telkom Lambat dan Pegawainya Korupsi

Telkom Lambat dan Pegawainya Korupsi


810 dilihat

Saya benar-benar kecewa dengan pelayanan dari pihak Telkom. Semua berawal dari atasan saya yang ingin memasang Internet Speedy di Villa barunya. Karena keterlambatan dari pihak Villa Management, maka saya mencoba untuk menghubungi salah satu orang Telkom yang sudah pernah saya pakai di perusahaan yang dulu namanya Bpk. Sugiharto pada hari Rabu, 20 Juni 2012. Dia datang ke kantor saya dan meminta sekitar Rp 367.000 untuk total biaya pemasangan Internet Speedy (setelah melakukan pengecekan ke Villa atasan saya yang berlokasi di Umalas) dan menjanjikan bahwa ke-esokan harinya internet pasti sudah akan terpasang.

Bapak Sugiharto bilang bahwa biaya itu semua untuk hal-hal berikut ini: Pemasangan Rp 100.000, Installasi: Rp 50.000, Administrasi: Rp 125.000, Materai7 pc yang Rp 6.000 : Rp 42.000 dan ongkos / transport Rp 50.000 Saya sempat bertanya sama dia "Apa bedanya Pemasangan dan instalasi?" maksud hati menyindir dia karena saya jelas2 tauk itu memiliki arti yg sama. Dia mengelak katanya "Oh yang pemasangan itu setting, bu.." tapi ya sudah karena sudah kadung mau cepat jadi saya terima saja alasan yg ngga masuk akal itu. Dan lebih parah lagi, saya tanya ke dia, kenapa Materai yg harganya Rp 6.000 kok di charge Rp 7.000? Dan dia ketawain saya dengan alasan "Iya bu, materai harga Rp 6.000 memang di jualnya seharga Rp 7.000" tapi lagi-lagi saya tidak mau argue karena saya hanya berpikir ingin cepat.

Setelah uang saya kasih, dia bilang besokan harinya akan ke villa boss saya untuk pasang Speedy nya dan pasti sudah akan nyala tetapi sampai detik ini, tidak ada satu orang pun dari pihak Telkom yg datang ke Villa boss saya dan setiap saya hubungi Pak Sugiharto, tidak pernah mau angkat telepon. Saat saya konfirmasi ke pihak Telkom, mereka bilang bahwa biaya pemasangan Speedy hanya dikenakan Rp 50.000. Saya tahu bahwa Pa Sugiharto mencatut dan korupsi tapi setidaknya bertanggung jawab dan jangan kabur seperti itu. Dan mungkin satu hal lagi yg pihak Telkom harus tahu adalah bahwa Bpk. Sugiharto juga melakukan side job di salah satu Perusahaan di Canggu dan di bayar perbulan oleh perusahaan itu.

Saya tidak tahu apakah ini dibolehkan oleh pihak Telkom atau tidak bila karyawannya memiliki pekerjaan lain di luar Telkom, tetapi hanya share saja. Saya harap agar Pihak Telkom melakukan tindakan secepatnya karena saya benar-benar merasa di permainkan oleh Bpk. Sugiharto dan dari Pihak Telkom sendiri agar segera mengurus semua kelancaran pemasangan Internet Speedy untuk atasan saya. Terima kasih.

Lanny
Fian
Denpasar




Source : kompas


Baca Juga





SuratPembaca

Cari keluhan surat terbuka resmi dan curhat terbaru sebagai sarana komunikasi dari seluruh konsumen untuk produk terkenal di Indonesia.

Hubungi Kami

Silahkan hubungi kami jika ada pertanyaan dan menjadi partner
Jakarta, Indonesia

Jika ada yang merasa tidak sesuai / sebaiknya dihapus, tolong sertakan link yang anda maksud pada halaman ini dan memastikan sumber dari surat pembaca sudah ditutup / masalah terselesaikan / dihapus.
Akan diproses 1 s/d 7 hari.

Kirimkan Masukan

letstalk@suratpembaca.com
Senin - Jumat
09:00 - 17:00

Sosial

suratpembaca apps