Pelayanan perpanjangan STNK 5th Sidoarjo



Home > Pemerintah > Informasi > Pelayanan perpanjangan STNK 5th Sidoarjo

263 dilihat


Perpanjangan STNK 5th daerah Sidoarjo Hari Senin kemarin pas pulang kantor gw ambil motor kiriman emak dari Sidoarjo di Pergudangan Kampung Bandan, emak ane kirim motor via KALOG (Kereta Api Logistik). Alangkah terkejutnya gw STNK yang disertakan cuma tanda bukti pembayaran pajak, otomatis gw langsung konfirmasi ke emak dong ya takut ada apa2 di kemudian hari. Ternyata eh ternyata emang STNK motornya belum keluar... nah loh? Kok bisa? Jadi ceritanya motor gw itu keluaran tahun 2004 dan habis masa berlaku STNK April 2014 (ganti nopol untuk kedua kalinya), otomatis diperpanjang donk sama emak gw. Kalo sudah diperpanjang otomatis akan dapat Nopol baru dengan masa berlaku hingga April 2019, nah pas motor udah sampai Jakarta gw cuma dapet tanda bukti pembayaran pajak bermotor dan pelat nopol yng cuma diperbaharui masa berlakunya menjadi April 2015. Kata emak gw dibikinin pelat baru biar gak ketilang gara2 habis masa berlaku di pelat nopol lama karena nopol baru keluarnya masih sebulan lagi...WHAT!!!! Kaget donk gw secara kalo di Jakarta perpanjangan STNK cuma 2 jam jadi, paling lama 1 minggu. Setelah tanya sana-sini, cari info dari teman-teman yang ada di Sidoarjo....ternyata emang super lamaaaaa jadinyaaa Dan yang bikin gw geleng kepala adalah KEHABISAN STOK BAHAN PELAT.... loh kok bisaaa??? Gw bener-bener heran sama pelayanan Instansi yang bernama SAMSAT SIDOARJo ini... 1. Kenapa bisa kehabisan stok bahan pelat? Apakah tidah diantisipasi sebelumnya? Seharusnya stok ditambahkan saat persediaan sudah mulai menipis, toh Samsat punya data pertumbuhan penerbitan nopol baru. Dari data itu bisa dibuat kapan order stok baru sehingga tidak merugikan masyarakat karena harus menunggu berbulan-bulan lamanya untuk mendapatkan plat nopol baru. 2. Apakah tidak ada suplier lain yang menyediakan stok pelat? Setau gw pengadaan barang/jasa di instansi pemerintahan melalui sistem tender, masa iya cuma ada suplier tunggal? kalo ada sesuatu dengan suplier itu tentu proses akan terhambat. Jadi seharusnya suplier pelat gak cuma satu doang kan? Tukang bikin pelat nopol di pinggir jalan aja ready stock dan 2 jam jadi, masa instansi sekelas Samsat aja bisa kalah dengan yang beginian. 3. Apakah ada standar layanan perpanjangan STNK yang berlaku secara nasional di seluruh Indonesia? Setau saya pelayanan di tiap daerah berbeda....seharusnya dibuat standar layanan yang berlaku secara nasional agar pelayanan maksimal. Bank pemerintah aja punya standar layanan yang sama, masa instansi pemerintahan nggak punya. Negara kita sudah merdeka hampir 70th, usia yang cukup untuk membuat pelayanan yang sistematis dan terstandarisasi. 4. Kalau sudah online, kenapa pembayaran pajak kendaraan bermotor harus di tempat asal? Ini nih yang bikin gw g ngerti sama sekali... klo bayar pajak kendaraan bermotor kan tiap tahun (perpanjangan STNK 1th), meskipun sudah ada samsat online di mal-mal atopun di drive thru tetep aja gw hrus pulkam buat bayar pajak krn bayarnya cm bisa dr daerah asal STNK diterbitkan, ini mah bukan online namanya. Logikanya nih kl cm bayar pajak doank yah g perlu ke daerah asal lah, kan cm bayar doank kalo harus mudik dulu malah bikin males bayar pajak kan. Pengurusan di daerah asal seharusnya berlaku utk perpanjangan STNK 5th yang harus cek fisik. Kalo ada yang bilang jangan protes doang donk, kasih solusi bisa nggak? Gw jawab bisa banget gw kash solusi asalkan solusi yg gw kasih didukung oleh pihak terkait...solusinya terkait 4 pertanyaan gw adalah 1. Meningkatkan manajemen persediaan/stok, jadi persediaan senantiasa terjaga n gak terjadi kekosongan stok sehingga merugikan masyarakat. 2. Tidak bergantung pada 1 suplier...perusahaan penyedia plat kan banyak jadi jalinlah kerjasama seadil-adilnya dan sebersih-bersihnya dengan mereka. 3. Buat standar layanan samsat seluruh Indonesia biar gak ada lagi kesenjangan pelayanan. Tingkatkan kualitas layanan, tingkatkan kualitas ptugas layanan. 4. Buat sistem online yang terintegrasi dinseluruh indonesia. Gak usah khawatir tentang pajak gak masuk sesuai tempatnya, gw tau kl pjak kendaran bermotor itu sumber pendapatannya dispenda jadi kalo sistem sudah terintegrasi pastinya semua sesuai dengan tempatnya. Harapan gw dari case ini, semoga presiden ato pejabat yang berwenang kelak bisa meningkatkan kualitas layanan Samsat khususnya Sidoarjo agar lebih optimal dan terintegrasi tanpa ribetisasi.... Kalopun ada temen gw ato petugas terkait yg kebetulan baca tulisan ini.... please protes dan usulan gw dipertimbangkan ato disampaikan ke atasan kalian, gw yakin banyak masyarakat Sidoarjo yg merasakan hal yang sama. Gw siap utk berdiskusi dg kalian...semoga kalian bisa kasih solusi lebih baik dari gw


Source : kaskus
Silahkan Login / Daftar untuk memberi tanggapan




There are no comments yet.
Authentication required
You must log in to post a comment. Log in
jasa foto produk
Sebelum request penghapusan artikel mohon request penghapusan kepada sumber terlebih dahulu, jika belum solved / terhapus kami akan abaikan

Laporkan Suratpembaca ini : admin at suratpembaca.web.id
Tolong Sertakan URL / Alamat lengkap halaman ini