Cari keluhan surat terbuka resmi dan curhat terbaru sebagai sarana komunikasi dari seluruh konsumen untuk produk terkenal di Indonesia.
Hubungi Kami
Silahkan hubungi kami jika ada pertanyaan dan menjadi partner
Jakarta, Indonesia
Jika ada yang merasa tidak sesuai / sebaiknya dihapus, tolong sertakan link yang anda maksud pada halaman ini dan memastikan sumber dari surat pembaca sudah ditutup / masalah terselesaikan / dihapus. Akan diproses 1 s/d 7 hari.
Jakarta - Saya pemegang kartu kredit Niaga nomor 5481 1702 0038 XXXX. Tertarik dengan penawaran Easy Cash dari Bank CIMB Niaga saya setuju untuk mengikuti program tersebut. Dengan cicilan 0% selama 3 bulan di bulan Mei dan uang ditransfer ke rekening di Bank Mandiri.
Masalah muncul karena proses transfer ke Bank Mandiri gagal namun di tagihan kartu kredit yang dikirim tanggal 27 Mei 2010 cicilan pertama sebesar 6,675 juta muncul. Tentu saja saya tidak bersedia membayar karena belum menerima uang tersebut.
Setelah klarifikasi berulang kali ke Call Centre Niaga saya diinformasikan untuk mengabaikan tagihan tersebut dan proses transfer Easy Cash akhirnya dialihkan ke rekening saya di Bank Niaga selang beberapa minggu kemudian. Cicilan pertama akan dialihkan ke tagihan berikutnya di bulan Juni.
Tanggal 26 Juni 2010 saya menerima tagihan kartu kredit untuk bulan Juni. Ternyata cicilan pertama Easy Cash yang dijanjikan akan dihapus tersebut masih ada dan muncul tagihan cicilan kedua. Berikut denda keterlambatan dan bunga sebesar 682 ribu rupiah sehingga total tagihan membengkak menjadi 14 juta rupiah.
Hal yang makin tidak mengenakkan saya ditelepon oleh Debt Collector dari Bank Niaga dan diminta untuk melakukan pembayaran sekaligus sebesar 14 juta rupiah. Tentu saja saya keberatan dan saya kembali mengklarifikasikan kejadian tersebut.
Setelah klarifikasi saya melakukan pembayaran sebesar 6,7 juta untuk cicilan pertama Easy Cash dengan harapan di tagihan berikutnya semua denda keterlambatan dan bunga dihapus. Saya cukup membayar cicilan kedua dan seterusnya.
Tanggal 27 Juli 2010, saya menerima lembar tagihan untuk bulan Juli. Namun, di lembar tagihan tersebut, kembali muncul denda keterlambatan dan bunga sebesar 740 ribu. Cicilan kedua dilakukan proses reversal sehingga total tagihan untuk bulan Juli sebesar 1,43 juta, jatuh tempo tanggal 9 Agustus. Saldo sebesar 1,43 juta itu seluruhnya berasal dari denda keterlambatan dan bunga.
Sadar akan kewajiban pembayaran cicilan ke-2 Easy Cash, saya menelepon Call Centre Niaga untuk mengklarifikasi pembayaran tagihan di bulan Agustus (sebelum jatuh tempo) pada tanggal 9 Agustus 2010. Oleh Call Centre Niaga, saya diinformasikan bahwa tidak perlu melakukan pembayaran dan semua denda keterlambatan dan bunga akan dihapus di lembar tagihan bulan Agustus.
Tanggal 28 Agustus 2010, saya menerima lembar tagihan untuk bulan Agustus. Ternyata saldo sebesar 1,43 juta tersebut masih ada dan saya kembali dikenakan denda keterlambatan sebesar 86 ribu rupiah. Cicilan ke-2 Easy Cash sebesar 6,675 juta? muncul sehingga total tagihan menjadi 8,19 juta.
Saya sangat kecewa dengan pelayanan Bank Niaga yang tidak profesional. Berulang kali saya menelepon Call Centre dan dijanjikan akan diselesaikan, namun hingga saat ini masalah tersebut masih ada.
Mohon agar Bank Niaga dapat menyelesaikan masalah ini secepatnya. Saya telah melakukan pembayaran cicilan Easy Cash yang ke-2 hari ini, dan harapan saya, semua? tagihan denda keterlambatan dan bunga akan benar-benar dihapuskan di tagihan bulan September. Terima kasih.
Hendro Santoso Jl Ciku No 110 Kav Lama Batu Aji Batam *****@****.*** 0818922882
Cari keluhan surat terbuka resmi dan curhat terbaru sebagai sarana komunikasi dari seluruh konsumen untuk produk terkenal di Indonesia.
Hubungi Kami
Silahkan hubungi kami jika ada pertanyaan dan menjadi partner
Jakarta, Indonesia
Jika ada yang merasa tidak sesuai / sebaiknya dihapus, tolong sertakan link yang anda maksud pada halaman ini dan memastikan sumber dari surat pembaca sudah ditutup / masalah terselesaikan / dihapus. Akan diproses 1 s/d 7 hari.